Perkembangan teknologi memicu empat fase revolusi industri hingga 4.0, yang ditandai integrasi internet dalam seluruh aspek produksi. Revolusi ini mengubah cara hidup masyarakat dan mengantar pada era Society 5.0, Internet of Things (IoT) menjadi pusat kehidupan modern. IoT didefinisikan sebagai jaringan benda fisik dengan sensor, perangkat lunak, dan konektivitas, yang mampu berkomunikasi serta bertukar data layaknya perangkat digital. Dengan teknologi ini, benda sehari-hari dapat berubah menjadi entitas cerdas yang terhubung. IoT dibangun dari elemen identifikasi, sensing, komunikasi, komputasi, layanan, dan semantik. Setiap elemen memastikan objek dapat dikenali, data dapat ditangkap dan diproses, serta layanan dapat diberikan secara adaptif dan terdistribusi. Karakteristik utamanya adalah interkonektivitas, heterogenitas perangkat, perubahan dinamis, dan skala besar. Sebagai ekosistem, IoT melibatkan perangkat keras, perangkat lunak, cloud, serta pengguna untuk menciptakan sistem otomatis, efisien, dan berbasis data. Penerapan IoT meliputi berbagai bidang: smart home yang meningkatkan kenyamanan dan keamanan; smart city yang mengatur lalu lintas adaptif; industri pintar yang memprediksi kerusakan mesin; kesehatan dengan pemantauan pasien real-time; pertanian cerdas yang mengoptimalkan irigasi; serta transportasi dan logistik untuk pemeliharaan kendaraan. IoT membuka jalan menuju kehidupan modern yang lebih produktif, aman, dan efisien.